decorate – yuna

.

.

So you decided to see me out of the blue,
should i let you come over?
i think you’re doing fine..
that girl in your arms does she know where you come from?

Almost made me move out of town,
you don’t want me to be around, i stayed anyway,
just in case…

finding reasons to hate you more than before
like how you said, you would call
but never at all..got rid off your number that i know by heart…

you left your things at my place,
as if i have all the space,cause you know i dont mind
just come back when you think its time..

i’m all black and white inside,
monotonous from left to right
i decorate my house with things you love
just in case, you show up..
in case you show up.

.

sad yet beautiful song from Yuna. kepikiran membuat cerita dari lagu ini, tapi belum beres-beres. haha, i’m bad at writing fiction.

mendengarkan lagu ini di bagian reffnya (i’m all black and white ~ ) membuat saya teringat lagu falling slowly (take the sinking boat ~ ), dan membuat saya teringat saat patah hati. sigh.  dimana saat-saat menunggu sms atau telepon yang tidak (akan) kunjung datang darinya sementara saya masih saja terus berharap. berharap suatu saat dia akan kembali, just in case.

dan sudah begitu, tetap saja tidak bisa untuk membencinya. love is blind, it is.

.

Advertisements

Untuk ksatria,

Maaf saja,

Tapi saya tidak butuh laki-laki macam anda. Yang sedikit sedikit pamer harta. Padahal itu juga bukan punya anda sepenuhnya. Itu semua milik orang tua anda yang terlalu berbaik hati memberi segala yang anda minta. Tidak perlu mentraktir saya segala rupa jika itu bukan hasil keringat anda

Atau anda,

Yang harus selalu didorong dan diberi semangat sebelum melakukan apa-apa. Sampai-sampai saya sering kehabisan persediaan, karena anda terlalu sering meminta. Saya juga tidak butuh laki-laki pengecut macam anda. Yang selalu ragu dan bimbang sebelum melangkah.

Juga anda,

Saya tidak butuh laki-laki tukang obral dan banting harga. Yang bermulut manis pada setiap wanita yang anda jumpa. Sok memberi pujian dan perhatian padahal anda tidak pernah berniat untuk tinggal lama.

.

.

.

Saya butuh kamu, ksatria.

Yang bersamamu saya merasa bisa apa saja, bahkan menaklukkan dunia. Membangun keluarga dengan anak-anak tercinta. Menjahit dan menerbangkan mimpi-mimpi setinggi angkasa. Yang akan menggenggam tangan dan merangkul pundak saya saat kaki ini terasa lelah melangkah. Yang bagi kamu hanya ada saya, saja. Yang bagi saya hanya ada kamu, satu-satunya.

.

.

.

Tuhanku yang maha baik, jaga ksatria saya di sana. Semoga dia selalu sehat juga bahagia. Saya tahu dia bukanlah laki-laki biasa, dia laki-laki yang teramat luar biasa. Untuk itu, kuatkanlah dia. Teguhkan hatinya untuk selalu berbuat baik kepada sesama. Tidak lelah lalu menyerah menandai setiap mimpi-mimpinya.

Dan jika waktunya (telah) tiba, pertemukanlah kami. Segera. Amin.

.

let me,

Awan,

Seandainya saja kamu tersedia dalam bentuk portable, kamu akan selalu berada di sisi kemana saja aku  pergi.  Selalu berada disebelah kemana saja kaki ini melangkah.

.

Izinkan aku menyapa (sebagian) sudut dunia terlebih dahulu. bukan berarti aku tidak mau ditemani, karena tidak ada yang lebih menyenangkan selain melihatmu berjalan disisi. Bersama menandai sudut-sudut dunia. Berdua menjelajahi lorong-lorong kota tua di Paris dan Barcelona serta menaklukkan gedung-gedung tinggi di benua Amerika. Tentunya setelah (lebih) mengenal negara kita tercinta.

Menjahit mimpi-mimpi bersama untuk puluhan tahun kedepan. Demi anak-anak (kita) yang akan dilahirkan dan dibesarkan. Demi masa depan mereka yang tentu saja akan lebih baik dari kita di hari kemudian.

.

Ps. Aku pergi (nanti) tidaklah lama. Dan tenang saja, kamu selalu hadir di kepala, menyita sebagian besar porsi di hati. Nanti aku bawakan banyak oleh-oleh serta bertumpuk-tumpuk cerita.

.

sama besar.

Awan,

Aku hanya ingin dicintai, oleh kamu yang juga aku cintai. Sama besarnya. Untuk urusan ini aku tidak mau tamak dengan mengambil porsi yang lebih banyak atau menjadi pelit dengan memberi terlalu sedikit.

.

.

.

Cepatlah datang di hidupku, karena aku butuh kamu untuk melengkapi setengahnya.

.

.

– Yuna-

Ps. bukan berarti aku tidak sabaran. (hanya saja) rindu ini sudah tidak bisa lagi ditahan

.

untuk Awan,

Terkadang aku membenci diriku yang terlalu berharap ketika menyangkut hal-hal tentangmu. Aku tau ini bukan salahmu, maka maafkan jika aku terlihat seperti banyak mengeluh.

Satu hal yang aku pelajari darimu:

Jangan terlalu banyak berharap.

Sekali lagi aku meminta maaf untuk kesimpulan yang mungkin terlalu cepat aku buat. tetapi setidaknya itu yang aku rasakan saat ini, juga sebelumnya.

Saat surat ini dibuat, aku sedang sebal.  Sangat.  Karena lagi-lagi aku (masih) terlalu berharap tentangmu, dan karenanya aku kemudian kecewa, yang juga teramat sangat.

Aku berjanji pada diriku sendiri untuk tidak akan begitu lagi. Aku akan berusaha untuk biasa saja. Semua berjalan sesuai dengan takdirnya masing-masing. Jika memang berjodoh, tidak peduli terpisah sejauh apapun, pasti akan bertemu. Itu saja yang aku yakini sekarang. Jadi aku tidak perlu repot-repot merasa kecewa yang teramat seperti saat ini.

.

.

14 Februari 2010

– Yuna-

Ps. Surat ini bukan dalam rangka valentine, juga bukan kritik buatmu. Hanya ingin menulis apa yang saat ini dirasa.

Menyapa dunia,

.

We question what we are
This I spent the best so far
And I miss you
When we’re apart

I… I barely even know you
You rarely do this too
I don’t usually talk to strangers
Until I met you

And this feeling shall last
This feeling shall last
We are proud to know to not to know
That we are strong enough to let it go
And this feeling shall last
This feeling shall last
I could be a thousand years apart
And you always have my heart

Well this has been nice
We’ll meet again sometime
But I can’t promise you
‘Coz I’m flying away

When I’m (on) top of some building
In?
With the lovely view
I’ll think of you

We’re going that backpack intrigue
We’re traveling around Europe
And 7 different languages
And learn how to say Hello
Oh will you do stop by the Eiffel Tower
We’ll drive around Rome
Before we head on home

It’s a small world darling
And we are still young
We might be so far away
We might just meet again someday

(Yuna – Backpacking around Europe)

.

.

Dan bukankah kita sudah berjanji? Melihat salju yang turun di lautan juga daun musim gugur yang berjatuhan. Menaklukkan Amerika, menyapa Asia juga Afrika, lalu  berkeliling Eropa, sampai Rusia? Tenang, bahunya sedang dipersiapkan untuk memanggul ransel. Semoga bila waktunya tiba sudah akan kuat. Karena berpetualang denganmu dibutuhkan badan yang sehat selain mental yang harus kuat. Kamu juga siap-siap.  Dan semoga tiga atau lima tahun ke depan, perjalanan ini sudah bisa kita mulai.

Amin Ya Tuhan yang Maha Baik.

.

This world is a book and those who do not travel reads only one page.
.