Will Watterson

.

.

Meet Will from New Zealand. One of my favorite man in World Youth Congress (WYC). We were at the same family, Ege family, that’s how we first met.

A father of cute son, rock climber, traveler, runner, and a very talented song writer-singer-guitarist. He has this warm smile that could melt your heart =].  He’ll be very excited every time we talk about youth movement,  social issues, poverty, MDG, global warming, anything.

It’s very nice to know you, Will. Hope we could meet again in other part of the world, soon. Ah, and i ADORE your hair so much!

Ps. I write this because i suddenly miss my family time during 5th World Youth Congress in Turkey. T_T


Hospitality in a glass of Turkish tea

Disela-sela kegiatan kongres, saya dan nastiti senang sekali mengunjungi pedestrian dekat kampus tempat kongres berlangsung (Yldiz Technical Univ, Istanbul) yang berisi toko, rumah makan, kafe, penjual es krim, penjual teh dan lain sebagainya.

Teman Turki saya bilang bahwa

“Turkish people love to drink tea than coffee. We serve the tea using small glass, and the taste is quite strong and special”.

Begitulah. Lalu kemudian saya dan nastiti mengintip-intip ke kafe teh di pinggir jalan. Dengan bahasa turki seadanya dicampur bahasa tubuh, kami memesan Turkish tea dan ber sok-kenal-sok-dekat dengan Turkish men yang sedang hang out di luar.

Rasa tehnya memang kuat, dalam artian sedikit pahit. Biasanya penjualnya akan memberi 2 blok gula. Satu gelas Turkish tea biasanya dijual 2 – 5 lira. Dan kami beruntung sekali sore itu. Penjualnya memberi kami satu gelas Turkish tea secara cuma-cuma. Sebagai sambutan selamat datang untuk kami di negeri mereka mungkin.

Saya percaya sekali bahwa pada dasarnya semua orang itu ramah dan baik hati. Sore itu, dengan keterbatasan bahasapun saya masih bisa merasakan ketulusan dan kebaikan mereka. Berusaha sekuat tenaga untuk nyambung dengan bahasa Turki seadanya dari saya dan bahasa Inggris mereka yang seadanya.

But we speak in universal language anyway, smile it is.

.

.

.

dan memang benar adanya bahwa laki-laki Turki itu luar biasa tampannya. =]

where have you been on 2010?

bukan bermaksud apa-apa. cuma ‘merangkum’ perjalanan saya taun ini. well, selain indonesia dan taiwan, saya diberi kesempatan menyapa 6 negara, dan 2 benua. alhamdulillah ya Tuhan.

 

 

semoga di 2011 lebih banyak lagi negara yang bisa saya kunjungi. amiinn

 

extend, dimulai!

Kemarin acara wyc ditutup sudah. Dua minggu yang benar benar berasa. Mulai dari dorm yang panas tanpa ac, makan yang selalu dimeriahkan dengan roti instead of nasi, jadwal yang berubah last minute, dan berbagai kehebohan kongres lainnya.

Tetapi saya bahagia sekali terpilih menjadi bagian dari seribu lebih pemuda dari berbagai penjuru dunia.

Delegasi indonesia sendiri ada sekitar 30 orang. Dan kita benar benar eksis. Haha. Mulai dari performance saman yang cuma 2 hari latian ditempat, stand exhibition alakadar tp heboh pisan, berisik setiap naik mrt dan trem sampe ditegur orang2, dan banyak lagi.

Daan, skrang saatny berjibaku dengan urusan extend. Malam ini pukul 11 kami bergerak ke arah canakkale. Kami disini ada sekitar 15 orang. Wkwkwk, kebayang hebohnya nanti disana. Dan besok pagi tiba di canakkale, lalu malamnya langsung pergi lagi ke izmir. Sampai di izmir pagi, malamnya langsung berangkat ke ankara buat 17an di kbri. Huaah. Akan 2 hari ni alamat ga mandi. Alamat minyak wangi abis dsini. hweeh.

Belum lagi cobaan puasa ni. Ya tuhan, siangnya hampir 42 derajat. Blum lagi kelembapannya tinggi banget. Dan yang paling jenjreng banget adalah buka puasa itu jam 8 lebih.

Skrg ini kita lg terkapar lemas tak berdaya dipelataran blue mosque. Tidur-tiduran di atas rumput sambil menghimpun tenaga. Semoga hari ini puasa ga batal. Amiin.

Kangen rumah, nasi padang apalagi. Ya tuhan, emang bener masakan indo tiada duanya. Haiks.

Huaah. Mari bersemangat untuk extend dan semoga diberi tenaga berlebih oleh tuhan. Amiin

alhamdulillah

Sedang bahagia luar biasa.

Aplikasi saya untuk world youth congress 2010 di Turki diterima.

.

Terimakasih ya Tuhan untuk kesempatan luar biasa yang diberikan.

.

.

Sedang tidak bisa untuk tidak tersenyum.

Heu

.