taking risk,

love, just like life, is about taking risk. love is a choice. you give all of your heart, or in so many cases, your everything to someone without any guarantee it will last till the rest of your life.

love, just like life, is about taking risk. to share all your darkest sins and your wildest dreams. to let someone stay in your heart and take all the space in it.

love, just like life, is about taking risk. to get out from your comfort and peaceful corner to the unpredictable bumpy future together.

love, just like life, is about taking risk. to let someone depends on you. to let your self become vulnerable without him/her.

 

love, just like life, is about taking risk.

 

will you?

Advertisements

i’ll be the one

I’ll be the one who brings you coffee when you can’t get up
I’ll be the one who turns the light out when you go to sleep
I’ll be the one who turns your stomach into something else and you say
Shut up, shut up, every time I say

I’ll be the one who takes your coat off, one to take the blame
I’ll be the one you call your lover, every now and then
You’ll be the one who keeps me sober, one to keep me sane and you say
Shut up, shut up, every time I say it

And I’d cut my fingers to the bone,
And I’d split my sides in for you

Tonight, we throw ourselves away
And we make it every time
When I thought I was ok
You said I was alright
As the night comes crashing down
We catch ourselves a line
Yeah we’re only makin’ out
If we make it out alright

I’ll be the one who stands beside you in the photograph
I’ll be the one that’s in your water when you want me there
I’ll be the one you’re falling over every time you laugh and you say
Shut up, shut up, every time I say

I’ll be the one who keeps you guessing, who swears a lot
I’ll be the one that let your colour in the white wash
You’ll be the one that knocks the man out I was beating up and you say
Shut up, shut up, every time I say it

And you cut my face, I told you so
I’d tear my eyes out for you

 

lagu ini judulnya Makin’ out, dinyanyikan oleh Mark Owen aslinya. dan ini versi Pomplamoose, salah satu youtube star favorite saya. dibanding judul aslinya, saya pikir ko ya lebih pantes kalau judulnya diganti i’ll be the one. mendengar kata makin’ out ko kesannya negatif menjurus jorok. -_-“

menurut saya lagu ini bercerita tentang seseorang yang ngeyel. well, karena penyanyi aslinya adalah mark owen (yang semoga laki laki tulen), maka lagu ini bercerita tentang seorang laki laki yang ngeyel. ngeyel terhadap seorang perempuan.

I’ll be the one you’re falling over every time you laugh and you say
Shut up, shut up, every time I say

udah bilangin shut up shut up,tetep aja laki laki ini ngeyel dan terus bilang i’ll be the one bla bla bla.

haha. but i think this song is so sweet. sometimes love needs time and persistence. bukankah ada pepatah jawa yang bilang

witing tresno jalaran saka kulino. cinta karena terbiasa.

eh nyambung ga sih? haha. begitulah. there are some loves that if you keep on trying, it will come. be persistent. be stubborn. eh tapi liat – liat kondisi juga kali ya. because there are also loves that can not be forced, no matter how hard you try.

(ko ya saya ini plin plan sekali. duh)

 

you’ll know when the real love comes. for you. for sure.

 

when you fall in love?

“Jatuh cinta itu seperti apa? dari mana kamu tahu kalau kamu sedang jatuh cinta?” tanyaku di sela obrolan sore kita di depan teras ditemani gerimis dan dua gelas teh manis.

“Kenapa tibatiba bertanya seperti itu?”, tanyamu balik. Sambil menatap mataku. Dalam. Selalu.

“Seseorang bilang ketika ia senyumsenyum sendiri, hati riang dan berbungabunga, tandanya ia sedang jatuh cinta.
Satu lagi berkata ketika ia merasakan hal yang tidak biasa ketika berinteraksi dengan seseorang, ia sedang jatuh cinta.
Yang lain berkata ia tahu ia sedang jatuh cinta kalau ia menjadi pengecut untuk bertemu yang membuat jantungnya berdebar kencang.
Yang lain lagi berkata tak tahu apa itu cinta. Kalau suka ia tahu. Sering malah. Desire to be with her all the time.
Jadi kalau kamu jatuh cinta itu seperti apa
?”, paksaku disertai tatapan yang semoga bisa meluluhkan hatimu.

. . . . dan gerimis genit ini ikut mengiringi pembicaraan kita . . . .

.

“People have different way when they fall in love with some one. There is no exact pattern,‘  katamu. Lagi-lagi disertai tatapan dalam itu.
“Dan aku biasanya jatuh cinta dengan orang yang sudah lama aku kenal”,  tambahmu

“Jadi kamu tidak percaya love at the first sight?”.

“First sight is not enough to be the only one reason for loving someone”.

‘Tapi, dari mana kamu tahu kalau kamu sedang jatuh cinta?
Tanda-tanda seperti apa yang kamu rasakan hingga akhirnya kamu sampai pada kesimpulan :
SAYA SEDANG JATUH CINTA”,
kataku bandel dan tak mau kalah

“Pakai ini” katamu seraya menunjuk dada,
“Pakai perasaan. Pakai hati. Kamu akan akan tahu seperti apa rasanya jatuh cinta kalau kamu sudah tenggelam di dalamnya. You will know what love is”

“Jadi apakah yang kamu rasakan sekarang ini cinta?”,  harapku kamu akan mengangguk dan berkata iya

“R A H A S I A”, bisikmu sembari menarik tanganku untuk masuk kedalam rumah tanda pembicaraan sore kali ini selesai sudah.

.

.

Ps:
Ya Tuhan, apakah ini cinta yang kurasa di dada?

.