Eid Mubarak

Bersyukur sekali tahun ini kembali bisa merayakan lebaran di rumah bersama keluarga. Walau sudah lebih dari 9 tahun sejak saya memutuskan untuk tidak lagi tinggal di rumah (baik itu karena pendidikan dan sekarang pekerjaan), namun ketika lebaran, sebisa mungkin saya usahakan untuk pulang. Seingat saya, hanya satu kali saya absen, saat itu saya sedang kuliah di Taiwan dan di sana tidak ada liburan khusus lebaran.

.

Selamat merayakan lebaran bersama yang tersayang. Jangan lupa bersyukur karena masih diberikan kesempatan oleh Tuhan.

May we all have a happy and peaceful Eid. May God accept our good deeds, forgive our transgressions and most important, ease the suffering of all people around the globe.

Minal Aidin Walfa Idzin.

 

IMG_0627-1 IMG_0633-2

 

IMG_0640-3

ibukota kelima, segera.

Jakarta

Kuala Lumpur

Bangkok

Taipei

.

lalu,

Singapura

.

Lusa saya pulang kampung,

sebelumnya singgah dulu di Singapur,

[teteup, =p]

.

Empek-empek, martabak manis, cireng ayam pedas, nasi padang, bakso mandeep, jCo, rendang, masakan ibu,

ibu, ayah, kakak mbak, keponakan, rumah,

teman-teman tersayang,

saya pulang!

dan saya, berdebar-debar tidak sabar.


.


hujan

Seharian ini saya dimanjakan dengan milyaran titik – titik air yang dijatuhkan dari langit.

“Hujan itu anugrah, Dek. Kamu harus senang saat ia datang. Sambut dengan senyum lebar dan mata berbinar”,

begitu Ibu sering bilang di sela rengekan saya yang ingin mandi hujan, di masa kecil saya.

.

Bunyi hujan itu seperti sihir.

Mampu membuat saya teringat pada hal – hal yang jauh sekali tertimbun dibelakang kepala, tanpa perlu bersusah payah. Kenangan yang ingin saya lupakan. Yang saya simpan rapat-rapat dalam kotak bergembok, yang kuncinya bahkan lupa saya letakkan di mana. Akan keputusan – keputusan yang saya ambil. Kesempatan yang (mungkin) saya lewatkan. Juga belokan jalan yang tidak saya pilih.

.

Aroma hujan itu seperti harum rambut Ibu sesudah keramas. Yang seringkali saya ciumi saat berada di dekatnya. Membuat saya tenang. Membuat saya ingin pulang.

Hujan membuat saya teringat Ibu.

Teringat Ayah,

Teringat kakak serta para keponakan.

Saya rindu rumah.

.

dan saya ingin kembali berumur 7 tahun. Saat dimana saya bisa bermain bebas dibawah hujan hanya dengan kaos dalam dan celana pendek, tanpa ada kekhawatiran atau rasa malu.

dan di sela rengekan saya, Ibu akan berkata

“Hujan itu anugrah, Dek. Kamu harus senang saat ia datang. Sambut dengan senyum lebar dan mata berbinar”,

.

.

Kemudian (tentu saja) kamu hadir di kepala,

“Hujan itu romantis, Yosi”, bisikmu di saat kita kehujanan di tepi jalan Dago empat tahun silam. Kita tertawa saat itu.

.

dan dari dormitory lantai 7, hanya langit abu-abu ini yang terlihat sepanjang hari.


.

.

bau hujan, rintik air di kaca jendela serta kamu di seberang sana

=)

.

On a perfect day
I know that I can count on you
When that’s not possible
Tell me, can you weather the storm
Cause I need somebody who will stand by me
Through the good times and bad times
She will always, always be right there

Sunny days, everybody loves them
Tell me
Can you stand the rain
Storms will come
This we know for sure
Can you stand the rain

(Boyz 2 men – can u stand the rain?)

blind side


Based on the extraordinary true story, those words are written at the top of the poster.  And yes, this movie offers you a great and touching story about kindness and great family. Kind of movie that will make your heart warm and wish that every single kids has a great family like those.

Michael Oher, is a black-poor- kid from suburban area who came from a broken family, a typical black family that often described in a movie. Having a bad childhood memory where he almost never felt to be loved by his family, he grew up as a shy and lonely boy, but he has a great talent in sport. Touhys, a well-to-do white family who help him fulfill his potential. At the same time, Michael presence in the Touhys’ lives leads them to some insightful self-discoveries of their own.

One of my favorite words:

Beth:
You’re changing that boys life.

Leigh Anne Touhy:
No, he’s changing mine.

.

Sandra Bullock who plays as a Leigh Anne Touhy, really did a great job. Her acting is terrific. She just fit with the character. Not less not much.

This movie is based on Michael Lewis’ book, “The blind side : evolution of a game” . Directed by John Lee Hancock and cast by Sandra Bullock  (Leigh Anne Touhy) and Quinton Aaron (Michael Oher), this movie promises a touchy story, espescially at the end of the movie, when they show the pictures of the real Michael Oher with the family. I can not help my self not to brim with tears.

the real Michael Oher

Hancock and Bullock make a great team. Blind side is already the highest grossing football movie and sports drama  of all time domestically, according to a site in internet. Just in its first two weeks, it was no.2 then jumped to no.1.

.

4/5 stars from me!

.