hello stranger,

.

sudah pukul lima. namun aku belum juga melihatmu dari balik jendela.  ini tidak seperti biasanya. tidak seperti pukul lima kemarin atau kemarin lusa. disaat aku mengamati jalanan rasuna said menjelang kendaraan akan berbaris nyaris tidak bergerak, ada kamu biasanya di sana. kadang menghisap rokok, seringkali hanya memandang jauh ke arah gedung-gedung tinggi di ujung sana.

aku seringkali bertanya-tanya apa yang ada dalam pikiranmu.

bos galak yang selalu memintamu mengerjakan segala? kekasih yang khawatir di negara tetangga? atau mungkin istri dan anak yang menunggu di rumah?

entahlah, di mataku kamu terlihat sendu setiap kali aku melihatmu berdiri di sana.

 

semoga kamu baik-baik saja. agar esok aku bisa diam-diam mengamatimu lagi. seperti biasanya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s