untuk Februari

teruntuk kamu, Februari.

 

Apa kabar?

 

Rasanya di awal perjumpaan kita, saya sudah bilang, kalau kamu itu saya nantikan. cukup lama sampai sampai saya merindu.

kamu masih ingat ketika kita pertama bertemu? saya tidak bisa berhenti tersenyum. saya bahkan berdebar debar hampir tidak sabar menantikan kejutan yang kamu bawa.

berlebihan? mungkin iya. tapi benar kamu adalah salah tiga favorit saya, selain oktober dan mei tentu saja.

entahlah, saya seperti punya firasat bahwa bersamamu, akan banyak terjadi hal-hal baik yang luar biasa. semoga.

 

sudah lebih dari setengah tubuhmu saya habiskan. dan ya, hingga saat ini saya bahagia. saya banyak tertawa bersamamu, februari. untuk itu, saya ingin berterimakasih.

saya juga ingin berterimakasih kepada Tuhan yang maha baik karena sudah mempercayakanmu dengan berkarung-karung kebahagian (setidaknya untuk saya). untuk setiap nikmat yang (semoga tidak lupa)  saya syukuri sampai hari ini.

terimakasih Tuhan. Engkau memang sang maha baik.

jadi, menghabiskan waktu bersamamu adalah sangat menyenangkan. apalagi percakapan – percakapan rahasia kita menjelang senja. saat cita-cita mulai didengungkan dan cinta mulai ditebarkan.

 

sekali lagi, terimakasih februari.

baik baik ya!

 

dengan cinta,

yosiyana

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s