seperti kemarin

saya terperanjat saat kamu bilang kita sudah berada di ujung desember.

kemana waktu lari bersembunyi?

seperti kemarin, saat kita  berjumpa enam tahun silam.

seperti kemarin, saat kita sering bercerita menghabiskan malam di ganesha.

seperti kemarin, saat kita berselisih tentang banyak hal.

seperti kemarin, saat melihat kamu bersamanya.

seperti kemarin, melihat kamu lulus lebih dulu, dengan nilai hampir sempurna.

seperti kemarin, saat kita mulai membagi mimpi lalu menyusunnya bersama.

seperti kemarin, saat kita mulai menyapa ibu kota pertama, kedua hingga keenam yang semoga akan menjadi berpuluh kemudian.

seperti kemarin, saat kita menghabiskan dua ribu sembilan.

seperti kemarin,

.

.

.


semoga tidak hanya kemarin, tapi juga hari ini, esok dan seterusnya.

terimakasih untuk setiap hari yang dilewati.

semoga semakin pandai bersyukur

untuk setiap nikmat yang diberi

 

Advertisements

One thought on “seperti kemarin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s