5th WYC Turkey : singapore, first

Risiko tinggal di jabodetabek, dimana kemacetan ga bisa di prediksi dan hanya tuhan yang tau. Saya dan nastiti terbang ke singapura jam 7 pagi, tapi kami harus siap2 dari pukul set.3 dan keluar rumah pukul set.4. Semoga nanti saya tidak perlu tinggal di sini, atau kalaupun demikian, transportasi publik disini sudah lebih teratur. Amiin

Begitulah, sejak semalam saya sudah berdebar-debar dan hampir tidak bisa memejamkan mata. Syndrom too excited kek gini nih.

Mari kita list barang2 bawaan,
– Koper seberat 15kg berisi pakaian dan souvenir khas palembang, CHECKED!
– Ransel eiger berisi dokumen, charger dan printilan lain yang nanti akan saya bawa selama extend dan koper dtinggal di hostel, CHECKED!
– Tas kamera dengan 2 lensa, CHECKED!
– Ipod 1 gb berisi lagu-lagu kesukaan, CHECKED!
– Buku life of pie pinjeman dari nastiti buat bekel transit atau killing time, CHECKED!
– Sepatu kets dari pacar, sepatu crocs dan sendal jepit, CHECKED!
– Kitab (tidak) suci, Lonely Planet, CHECKED!

Apalagi ya? Haha, bawaan saya banyak juga.

Dan yang paling penting, siap lahir batin. Wkwkwk.

Semoga perjalanan ini berkesan ya tuhan. Semoga saya selamat selama perjalanan dan bisa kembali ke rumah. Sekali lagi, terimakasih atas kesempatan luar biasa yang kau berikan, ya tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s