1.58 am

Dan saya merasa begitu lapar di dini hari seperti ini. Dengan kondisi sudah gosok gigi,  biasanya saya tidak mau memasukkan apa-apa ke dalam perut kecuali air putih.

Tapi malam ini berbeda, selain cacing-cacing saya yang sudah berteriak dan mengamuk, saya sedang benar-benar ingin minum sesuatu yang manis, panas dan berpotensi membuat gemuk.

.

Lalu seperti biasa,

mengambil mug kesayangan,

lima belas langkah menuju dispenser,

mengisi air panas tiga perempat

(sambil bersenandung kecil)

kemudian milo 3 sendok penuh,

oatmeal? ah, 2 sendok saja sudah cukup.

bubuk-bubuk milo yang perlahan melarut,

serta oatmeal yang mulai melembut.

dan uap tipis bersama wangi milo mulai tercium,

menggoda untuk segera diminum.

.

.

lalu ada kamu di seberang sana,

bercerita.

.

.

Terimakasih ya Tuhan, untuk satu lagi hari bahagia yang berlalu.


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s