flashdrive

Kita semua mungkin sering salah kaprah menyebut benda yg terdapat pada gambar di bawah ini dengan USB atau flashdisk (kalau saya si sering bilang plesdis. heu)

Saya masih ingat, setahun yang lalu (apa dua tahun yang lalu ya?)  mungkin, teman saya, panggil saja dia Ipoy pernah bilang seperti ini.

“Mungkin nanti ada saatnya dimana plesdis dijual seperti sampo, Ceu. Direnteng tergantung. Atau seperti permen, ditaruh di toples, kemudian kita bisa memilih sesuka hati”

Saat itu saya hanya tertawa meladeni becandaan Ipoy.

Dan memang benar bahwa harga plesdis semakin hari semakin murah. Saya masih ingat betul plesdis pertama yang saya beli kapasitasnya 256Mb dengan harga 350 ribuan.  Dibeli dengan uang tabungan sendiri pula,  hasil dari menyisihkan uang jajan saya yang pas pasan. Begitu punya saja, rasanya bangga bukan main. Tidak jaman lagi menyimpan data menggunakan disket yang hanya memiliki kapasitas hanya 5Mb.

Dan ternyata, nama yang sebenarnya adalah USB flash drive,

jeroan si flashdrive

1. USB connector 2. USB mass storage controller device 3. Test points 4. Flash memory chip 5. Crystal oscillator 6.LED 7. write protect switch 8. Space for second flash memory chip

,

A USB flash drive consists of flash memory data storage device integrated with a USB (Universal Serial Bus) 1.1  or 2.0 interface. USB flash drives are typically removable and rewritable, much smaller than a floppy disk, and most weigh less than 30 g (1 oz). Storage capacities in 2009 can be as large as 256 GB with steady improvements in size and price per capacity. Some allow 1 million write or erase cycles and have a 10-year data retention cycle.

Trek Technology and IBM began selling the first USB flash drives commercially in 2000. (diambil dari Wikipedia, kalau masih ada yang penasaran, silakan dibaca lebih lanjut disitu)

.

Tapi kini, teknologi semakin maju, ada begitu banyak sekali packaging dari si plesdis. Mulai dari yang aneh sampai imut. Mulai dari 128 MB hingga bergiga-giga.

cem macem plesdis

.

Ah iya, tujuan utama saya menulis ini, ingin menunjukkanke Ipoy, toples besar berisi plesdis yang bisa dipilih sesuka hati sudah ada disini,

.

setoples besar plesdis

.

.

“punten a, bade meser plesdis 5!”

hihihi

1 USB connector
2 USB mass storage controller device
3 Test points
4 Flash memory chip
5 Crystal oscillator
6 LED
7 Write-protect switch (Optional)
8 Space for second flash memory chip
Advertisements

2 thoughts on “flashdrive

  1. iyo ye, disk itu kan harusnyo bentuknyo bundar, hehe…
    dari dulu kan media penyimpanan itu bentuknya bundar, jadi begitu teknologi penyimpanan berpindah dari magnetik ke flash memory, tetep ikut dipake istilahnyo.
    yang aku aneh itu temen² yang ado di singapore bilangnyo usb pen drive. padahal kan dak biso dipake buat nulis.

    disano dijual di toples? biaso bae bu, temen aku cerito kalo di daerah pasar mano itu di jakarta dijualnyo per karung. kemaren dio beli 10,000 biji, ngambeknyo pake karung². hebatan dimari. hahahaha =P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s