.
terimakasih banyak ya pacar. :)
i’m more than happy!
Mau pake maskara merk apapun, dijepit berapa lama pun, bulu mata saya tidak akan lebih tebal dan lentik daripada bulu mata prammu. dan dia sadar benar akan hal ini dan seringkali mengolok-olok jika tahu saya memakai maskara. huh. semacam pacar yang sombong. dan semacam kenyataan pahit lagi menyedihkan.
yah, semoga saja itu bulu mata turun hingga ke tujuh turunan. amin.
.
.
I was trying to capture my self through this shiny gold ball on the Sun Yat Sen’s museum hall door. When Prammuu realized, he wanted to take part. -__-”
And it took so looonngg until he’s satisfied with his photo.
.
This is one of million stupid things i love to do with prammuu. =]
.
- Prammuu
gombalan kalimat favorit yang selalu saya ingat setiap saya pundung. jadi aja pundungnya ga bisa lama-lama. oh saya ini perempuan yang lemah terhadap gombalan.
ada kan ya lagunya, apa pepatah ya? yang bilang bahwa
saat jatuh cinta, tahi kucing saja berasa coklat
kasus saya ga seekstrim itu juga sih. tapi analoginya kurang lebih seperti itu. saat sedang di Kaohsiung dan ditolak berkali kali di tempat makan karena semua yang kami datangi mengandung babi, untung ada 7-11. vegetarian fried rice jadi pilihan. saat itu rasanya benar-benar nikmat luar biasa. ntah karena saya yang kelewat kelaparan. entah si prammuu mengeluarkan aura kenikmatan makanan.
lalu saat di kaohsiung (lagi), dan kepepet nyemil di family mart, dipilihlah liang mian atau cold noodle. dan entah bagaimana caranya saat itu liang miannya terasa begitu sempurna.
lalu tadi, saat makan di warung indo deket taipei main station. saya makan bakso, prammuu makan usus dan ampela. ih, nikmatnya ga ada dua. lalu saya bungkus usus dan ampelanya. sampai di dorm, perut krucukan, saya makan. tapi saya kecewa. ko rasanya biasa aja. hiks
begitu juga dengan vegetarian friend rice dan liang miannya. setiap saya beli dan dimakan sendiri, ko rasanya biasa sekali. -__-”
masa iya kehadiran si pacar membawa kenikmatan makanan? perlu studi lebih jauh sampai didapat kesimpulan memuaskan. jangan sampe si pacar kegeeran. huh
kalau tidak salah ini adalah kunjungan pertama saya ke Taipei setelah menginjakkan kaki di pulau formosa setaun lalu. menghabiskan taun 2009 bersama pacar yang saat itu masih berstatus teman.
lalu dia merekomendasikan tempat ini
Shilin
ada apa di Shilin?
Pasar malam terbesar se Taiwan boleh dibilang, king of the night market kata lonely planet.
.
tapii, kami tidak kesana. karena ternyata untuk ke shilin ye shi, bukan turun di shilin mrt station, tapi satu station sebelumnya. haha. bodoh. okeh, saat itu kami masih sama sama pendatang baru, jadi doi saya maafkan. heu.
jadilah kami berdua menyusuri sekitaran shilin. dan saya suka sekali dengan suasananya.
.
sebenarnya sih disana ada planetarium yang mana pengen banget saya datangi. tapi sampai kunjungan ketiga saya ke taipei, si pacar belum juga tergugah hatinya buat membawa saya kesana. huh.