Birokrasi itu “binatang” yang paling aneh di dunia. Kalau diingatkan dia ganti mengingatkan (dengan menunjuk pasal-pasal dalam peraturan yang luar biasa banyaknya).
Kalau ditegur, dia mengadu ke bekingnya. Seorang birokrat biasanya punya beking. Kalau bukan atasannya yang gampang dijilat, tentulah politisi. Atau bahkan dua-duanya.
Kalau dikerasi, dia mogok secara diam-diam dengan cara menghambat program agar tidak berjalan lancar. Kalau dihalusi, dia malas. Kalau dipecat, dia menggugat. Dan kalau diberi persoalan, dia menghindar.
Intinya ide baru tidak gampang masuk ke birokrasi. Birokrasi menyenangi banyak program tapi tidak mempersoalkan hasilnya. Proyek tidak boleh hemat. Kalau ada persoalan, jangan dihadapi, tapi lebih baik dihindari. Dan keputusan harus dibuat mengambang. Pokoknya, birokrasi itu punya Tuhan sendiri tuhannya adalah peraturan. Peraturan yang merugikan sekalipun!
- Dahlan Iskan dalam Bupati baru di kolam keruh.
Tulisan selengkapnya bisa dibaca di sini.
***
Saya kagum akan sosok Dahlan Iskan. Yang mampu membawa PLN berubah, semoga ke arah yang lebih baik. Setidaknya demikian yang saya lihat. Dari tulisan-tulisan beliau, juga dari berita-berita mengenai PLN di bawah kepemimpinan beliau.
Semoga akan lebih banyak orang-orang seperti Jokowi, Dahlan Iskan, Fathul Huda dan pemimpin-pemimpin bersih lainnya yang belum terexpose media massa.
Saya percaya bangsa ini sedang bergerak ke arah yang lebih baik. Jauh lebih baik, yang semoga akan terlihat hasilnya tidak akan lama lagi.
Mari berpikir positif dan ikut serta dalam perubahan ini, sekecil apapun itu. Daripada terus mengutuki kekacauan keadaan yang ada.
.
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
.





