“ini buat kamu”, katamu sambil menyodorkan bungkusan warna biru.
“he, apa ini? perasaan ini bukan bulan oktober deh” tanyaku penasaran.
“ini bulan juni, yosi. bulan yang menginspirasi sapardi djoko hingga tercipta hujan bulan juni yang luar biasa”
“lalu? hubungannya sama bungkusan ini?”
“sudah buka saja, kebanyakan protes kayak anggota dpr kamu ah”, jawabmu sambil menarik tanganku.
lalu kita duduk sambil menunggu mrt datang
“deg deg an. haha”
“wew, kok bisa?”
“abis, ga biasanya kamu ngasih surprise kayak gini”
“haha, iya ya? hmm, mulai saat ini harus membiasakan diri berarti kamunya”
“wuiih, serius? dengan senang hati kalau begitu. hihi “
.

untuk telinga,
.
“ini buat aku? serius?”
“hmm, abis kamu kan tau lagu aku itu itu aja. kayaknya di kamu lebih berguna deh”
“beli? ini kan edisi pertama. jaduul banget. emang selama ini kamu punya ya?”
“haha, ga beli ko”
“lalu? dikasih?”
“ada deh. sudah, yang jelas dia sudah menemukan tuan eh nona yang lebih tepat”
“wew, masih ga percaya. haha. sering-sering ya”
“matre”
“matremini? apa matreman? week”
.
.
“itu buat menemani kamu kemana saja. menjelajah. biar ga lupa”
“ga lupa apa?”
“jalan pulang. haha. diisi sama lagu-lagu kesukaan ya. semoga kamu suka”
lalu dari kejauhan, suara mrt datang terdengar
.
.
Music is the literature of the heart; it commences where speech ends.
Alphonse de Lamartine
Like this:
Be the first to like this post.